Simpang-simpang Sebuah Jalan

23 Februari untuk ke-dua-puluh-satu kalinya. Ucapan syukur kepada Allah Bapa di Surga karena masih terus memperpanjang hari hidupku. Rasa haru tak terkita ketika Mamak yang mengirimiku ucapan menjelang tengah hari tadi ketika aku sedang tenggelam dalam majalah-majalah lawas di lantai dua Perpustakaan Malioboro. Ya, sebuah oase ketika aku tengah suntuk mencari sumber untuk seminar proposal … More Simpang-simpang Sebuah Jalan

Awaydays Pertama – Palembang Memory

Tepat tiga tahun lampau, 9 Februari 2014 adalah hari ketika pertama kali aku bertandang alias awaydays untuk mendukung Arema (terimakasih Facebook karena sudah membantu merawat ingatan). Tepatnya awaydays ke Palembang ketika Arema dijamu tuan rumah Sriwijaya FC di Gelora Jakabaring. Sebuah pengalaman luar biasa karena ini adalah momentum pertama kalinya menyaksikan langsung tim kebanggaan berlaga. … More Awaydays Pertama – Palembang Memory

Mau Apa Kau 2017?

Sejak awal tahun baru ini, hari-hari libur semester ini aku habiskan dengan membaca buku-buku yang rutin aku angkut dari Jogja. Karena membawa banyak barang dalam kepulangan kali ini, urusan buku mesti sedikit mengalah dengan mengurangi kuantitas yang bisa dibawa. “Akan kubalas di rumah,” pikirku ketika akan pulang. Terang saja baru beberapa hari di rumah langsung … More Mau Apa Kau 2017?

Kupu yang Harus Terbang: Sebuah Pertanggungjawaban

LAPORAN PERTANGGUNGJAWABAN KETUA BADAN KELUARGA MAHASISWA SEJARAH (BKMS) 2015-2016 FAKULTAS ILMU BUDAYA UNIVERSITAS GADJAH MADA  “Obor yang kau serahkan terus kami nyalakan dan akan kami persembahkan pada generasi kemudian dari tangan ke tangan dari hati ke hati dan obor itu tak pernah mati” (Chalik Hamid – ‘Kepada Aliarcham’)   Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Shallom. Salam sejahtera. … More Kupu yang Harus Terbang: Sebuah Pertanggungjawaban

Perjumpaan dengan ’65: Sebuah Alasan Permulaan

Akhir September, awal Oktober, 51 tahun lampau. Sebuah lompatan sejarah yang membalikkan wajah Indonesia 180 derajat, dari yang kiri menjadi kanan, dari yang Timur menuju yang Barat. Mungkin saya sedikit emosional dengan pernyataan tadi. Namun jika melihat bentuk Indonesia secara keseluruhan, dari tingkat elite hingga akar rumput, 1965 adalah penanda bahwa rupa Indonesia benar-benar dipermak … More Perjumpaan dengan ’65: Sebuah Alasan Permulaan

Dialita: Sebuah Sendu yang Hadir dari Masa Lalu

 “Dari balik jeruji besi Hatiku diuji Apa aku emas sejati Atau imitasi” Ujian, Dialita (2016) [PADUAN SUARA DIALITA] Sejarah dan tragedi tidak melulu hanya diabadikan melalui narasi. Lagu bisa juga menjadi medium ekspresi ingatan manusia terhadap peristiwa masa lalu yang dialami dan disaksikannya. Perasaan emosi entah itu riang, pahit, getir, ironi dapat tersampaikan melalui lirik … More Dialita: Sebuah Sendu yang Hadir dari Masa Lalu

Unai: Sebuah Pertemuan Emosional

Bandung, pada suatu pagi, Sabtu 25 Juni 2016. Penantian panjang itu akhirnya terbayar lunas. Itulah untuk pertama kalinya saya menjejakkan kaki di Kota Kembang yang dingin itu. Tapi sebenarnya bukan Bandung-nya yang jadi tujuan utama, melainkan satu hal yang saya sebut sebagai penantian itu: UNAI –Universitas Advent Indonesia. Sudah sekian lama, sejak di bangku sekolah … More Unai: Sebuah Pertemuan Emosional